Rabu, 24 Oktober 2012

huff :|

aku terlalu lemah untuk menopang badanku sendiri
aku butuh seseorang seperti kamu yang mampu membantu menopangku
sehingga aku mampu berdiri menatap hidup
aku teramat takut untuk bermimpi indah tentang masa depan
maka aku perlu kamu sosok yang membuatku berani untuk tetap dan terus bermimpi
aku terlalu bisu untuk mengatakan "aku mencintaimu"
harus ada kamu sosok yang jadi tujuanku untuk mengatakan "aku cinta kamu"
aku mungkin  buta dalam melihat kenyataan hidup ini
sehingga aku ingin kamu untuk bisa menjadi kacamataku untuk bantuku melihat dunia
sadarkah kamu aku butuh kamu?
mengertikah kamu aku perlu kamu?
ketahuilah aku tak mampu
aku begitu tak berdaya
jika harus dihadapkan dengan ini semua yang bertolak dengan keterbatasanku
dengan aku hanya seorang diri

belajar tersenyum dari ketidaksempurnaan



jumat kemaren di metro mini, ada mas-mas cacat secara fisik namun mungkin tidak secara hati
aku tersenyum ketika mas-mas “penumpang” itu ikut menyanyikan lagu noah yang dibawakan oleh 2 pengamen jalanan yang biasa ada di metro mini. subhanallah sekali, pemandangan yang membuat terharu. jelas terlihat senang diwajah mas-mas itu. jelas terlihat percaya diri terpancang dari tawa renyahnya saat bernyanyi walau tidak jelas apa yang diucap. hari ini aku belajar dari ketidaksempurnaan mas-mas itu.
kalau aku tak salah mengingat, aku pernah sebelumnya satu metro mini dengan mas-mas ini. kalau aku tidak salah mendengar pernah dia berkata bahwa tujuan dia adalah akhir dari pemberentian metro mini ini (terminal pulo gadung). dan kalau aku tidak salah mengerti obralan mas-mas dengan ibu/bapak-bapak penumpang bahwa mas-mas itu bekerja di daerah tujuan akhir itu.
Ya Tuhan, kesempurnaan memang hanya milik-Mu semata. kami hamba-Mu kecil sekali. justru terkadang orang seperti mas-mas itulah yang bisa mengajarkan kesempurnaan untuk menjalani hidup. dengan cobaan dari-Mu dia tidak mengeluh dan tak putus asa mencari rezeki yang halal tidak hanya meminta belas kasih penumpang lain. atau malah tidak memalak layaknya preman sok jagoan yang bertato yang biasa datang dan menakuti para penumpang. justru mas-mas itu bekerja walau dengan ketidaksempurnaannya dia bekerja untuk bertahan hidup.
seharusnya mereka yang terlihat sempurna bisa seperti mas-mas itu. bukan mengandalkan orang lain dan hanya berpangku tangan saja. subhanallah sekali mas-mas itu. semoga mereka yang sempurna secara fisik bisa belajar banyak dari dia dan tidak sekedar senang menyusahkan orang lain.

Kamis, 11 Oktober 2012

peka

aku memang mencintai kamu cinta yang teramat
namun terkadang aku ingin menguji kamu, apakah cinta ini tak sebelah tangan saja?
sebab jika itu terjadi mungkin aku tak mampu untuk menopangnya sendiri
aku menyayangi kamu sayang yang sesayangnya aku pada kamu
walau mungkin kadang kamu meragukan rasa itu dan tidak mempercayai aku
aku wanita biasa yang selayaknya wanita diluar sana
yang menginginkan perhatianmu
yang membutuhkan kemanjaanmu
yang memerlukan kepekaanmu
bukan maksud hati menuntutmu lebih, tidak tidak sama sekali
tapi terkadang hati ini sedikit mengusik dan
aku terkadang merasa rasa peka itu tidak ada
atau itu hanya perasaanku saja? entahlah
coba liat saja nyatanya..
sering kali mengabaikan, mengabaikan apa yang ada
mengacuhkan atau mungkin tidak memerdulikan
aku punya rasa bukan untuk disakiti
aku punya hati bukan untuk dikhianati
terbuka pengertian. itulah kuncinya
kunci yang bisa menjaga selamanya, selama nafas ini bisa berhembus
seperti mimpi kita saat kita tersadar dalam lautan cinta yang membalutnya
berubah.. kita sama-sama berubah
dewasa menjadi kepastian untuk merubah semuanya
bukankah kita telah sama-sama dewasa
dan bermimpi untuk membangun mimpi kita
mari sayang sama-sama kita bangun mimpi itu
mulai dari hal yangmungkin tak terlalu berarti

Jumat, 05 Oktober 2012

Senja bersama Rosie - Tere Liye (Jasmine bernyanyi)

kupu-kupu beterbangan
melintas di bebungaan
semerbak wangi melambai
menjanjikan kebahagian
kabut memenuhi langit-langit
putih-indah memesona
embun merekah kemilau
menjanjikan kebahagiaan
cahaya matahari pagi
melintas di sela dedaunan
berlarik-larik mengambang
menjanjikan kebahagiaan

Senja bersama Rosie - Tere Liye (Jasmine bernyanyi)